Selamat Ulang Tahun


Hari ini aku berulang tahun. Kali ini yang ke dua puluh delapan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, aku tak berharap banyak ucapan selamat. Faktanya, tak selalu ada banyak ucapan. Hanya beberapa saja, setidaknya dari orang-orang di dalam rumahku.

Kawan? Tak ada ucapan dari mereka.

Tunggu, jangan dulu berpikir bahwa lewat cerita ini aku berharap ada ucapan dari kawan-kawan. Tidak, sama sekali tidak. Karena kurasa memang tak banyak yang tahu, apalagi mengingat hari lahirku. Akupun sengaja tak pernah mencatatkan hari lahir itu di halaman-halaman jejaring sosial. Setidaknya seperti yang dilakukan banyak orang lainnya. Aku tak menginginkan ucapan-ucapan hanya karena seseorang mengetahuinya dari halaman-halaman maya. Di alam maya, tanggal kelahiran bisa kuganti sesuka hati.

Mengenai pertemanan, perkawanan, persahabatan, aku kini percaya itu hanya sementara. Cerita tentang persahabatan, tak terukir di bebatuan yang abadi. Persahabatan tertulis di atas kertas. Lembarannya akan lapuk, lalu hancur dimakan ngengat.  Goresan tintanya, pudar lalu hilang menyublim ke udara.

Persahabatan memang ikatan bersimpul kuat. Tapi untuk apa simpul kuat kalau tali pun sebenarnya adalah benda yang rapuh.

Apa yang membuatku bahagia? Bukan sahabat.

Apa yang membuatku bahagia? Kenangan bahwa aku pernah punya sahabat.

Aku bosan menjadi “juruselamat”. Dicari hanya saat kalian butuh.

Selamat ulang tahun..

2 thoughts on “Selamat Ulang Tahun

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s