Mangain Bukan Sekadar Untuk Menuju Pernikahan

Mangain adalah bagian tradisi adat masyarakat suku Batak yang dilakukan untuk mengangkat anak dan memberikan marga.

Selama ini, masyarakat di luar suku Batak mengenal Mangain sebagai sebuah tradisi yang dilakukan jelang pesta perikahan antara seorang Batak dengan seorang yang bukan berasal dari suku Batak.

Dengan diangkat sebagai anak dan menjalani tradisi Mangain, maka seseorang yang bukan Batak tadi dapat menikah secara adat Batak dengan pasangannya yang terlahir sebagai orang Batak.

Pandangan itu tak sepenuhnya benar. Sebab, Mangain pada dasarnya merupakan prosesi mengangkat anak. Terlepas dari apakah setelah seseorang menjalani prosesi itu akan menikah dengan seseorang dari suku Batak, itu urusan lain.

Prosesi Mangain
Seseorang yang menjalani proses Mangain, akan diberi dan dikalungi kain gendong oleh orang tua angkatnya. (foto : Anton Purba)

Proses Mangain ini saya jalani pekan lalu di Binjai, Sumatera Utara. Tepat di ulang tahun ke-34.

Seperti banyak orang lainnya di luar suku Batak, saya sempat mengira bahwa proses Mangain ini dilakukan semata agar pernikahan dengan pasangan saya dapat dilangsungkan secara adat.  Namun, begitu saya menjalaninya, pandangan itu berubah sama sekali.

Read More »

Advertisements